Rabu, 25 November 2015

Seni Mengenal Orang

 Trustco Jateng  -  Lembaga Training Jawa Tengah Telp. (024) 7691 7578 / HP. 085640-750440 Solikin / HP. 085640-398242 Suratman

Mengenal orang tak hanya berhubungan dengan tahu nama, posisi, kemampuan, dan hal di permukaan saja. Banyak hal yang harus diperhatikan agar mengenal orang, bisa jadi sarana sukses mencapai keberhasilan apa pun.

Apa jadinya jika bekerja sama dengan orang lain, tapi kita sama sekali tidak mengenal bagaimana orang tersebut sebelumnya? Karena itu, dalam bisnis khususnya, kemampuan mengenali orang menjadi salah satu modal utama untuk sukses. Hanya dengan mengenal betul seseorang, kita bisa lebih nyaman dan aman saat harus bekerja sama dengan orang lain. Begitu juga, saat akan melakukan sesuatu, kita jadi bisa benar-benar tahu apa yang harus kita lakukan.

Seni mengenal orang ini sendiri bukan sekadar dikenal di budaya tertentu di suatu tempat—semisal di Tiongkok, atau Barat. Bahkan, di budaya Jawa pun, ada istilah bibit, bebet, bobot. Istilah ini digunakan untuk untuk mengetahui latar belakang seseorang guna menjamin bahwa orang yang diajak kerja sama, termasuk diajak menikah, akan jadi pasangan yang terbaik sepanjang masa.

Dalam dunia bisnis modern, “seni mengenal orang” ini paling tidak bisa kita lihat saat ada rekrutmen karyawan di berbagai perusahaan. Seringkali ada tes psikologi untuk mengenal kepribadian dan karakter seseorang. Ibarat mencari jodoh, orang yang paling tepat secara mental dan kepribadianlah yang akan diterima setelah melalui serangkaian tes.

Terkait seni mengenal orang ini, setidaknya ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan:

1. Siapa dan berapa banyak orang yang kita kenal?
Bukannya harus pilih-pilih, tapi mengenal banyak orang namun kurang berkualitas juga akan membawa manfaat yang kurang maksimal bagi usaha kita. Ibarat idiom jika ingin wangi, bergaullah dengan penjual parfum, maka kita juga harus tahu betul siapa orang yang kita ajak bekerja sama.

2. Kenapa kita ingin mengenalnya?
Meski terkesan kurang pantas, tapi inilah kenyataan hidup. Banyak orang memilih untuk bergaul dengan orang tertentu karena ada kepentingan tertentu. Apakah memanfaatkan kepandaiannya, atau karena koneksinya.

3.  Di mana kita mengenalnya?
Ini berhubungan dengan konteks tentang bagaimana kita mengenal orang. Lokasi kita kenal pertama dengan seseorang biasanya menjadi kesan pertama yang akan terus terbawa. Misalnya mengenal seseorang di sebuah pameran perdagangan dibandingkan kenal saat pesta di bar biasanya berbeda jauh manfaatnya bagi kita.

4. Berapa lama kita mengenalnya?
Waktu akan menjawab sebuah hubungan yang terjalin. Karena itu, untuk mengenal karakter orang, tidak serta merta bisa dilakukan begitu saja. Butuh waktu dan analisis yang panjang. Karena itu, jangan heran jika kita lebih memercayai rekan dekat atau saudara untuk menjalankan usaha kita.

5. Seberapa jauh kita mengenalnya?
Kadang, waktu yang panjang pun sering kali belum cukup untuk mengenal orang. Untuk itu, diperlukan waktu, tenaga, dan dana yang cukup untuk menjalin kelanggengan sebuah hubungan. Berbagai ujian yang terjadi yang akan menentukan seberapa berkualitas karakter seseorang.
Sumber :www.andriewongso.com


Untuk mendapatkan informasi produk-produk training  kami
Gg. Salak , Muntal, Gunungpati
Kota Semarang, Jawa Tengah
Telp. (024) 7691 7578
Hubungi HP. 085640-750440 Solikin
HP. 085640-398242 Suratman


EmoticonEmoticon