Tampilkan postingan dengan label Training pelajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Training pelajar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Agustus 2016

BACK TO SCHOOL SDIT IZZATUL ISLAM DIISI DENGAN INSPIRING PARENTING

Bukan cuma anak yang 'back to school', orangtua juga. Ini adalah pertemuan walimurid pertama setelah kenaikan kelas di Sdit Izzatul Islam Getasan, siswa dan orangtua kelas 6, membuat komitmen bersama sekolah untuk saling mendukung pendidikan anak mereka. Tidak kurang dari 150 siswa dan orangtua berjubel memenuhi ruang pertemuan yang terbatas ini.
Tim TRUSTCO berbahagia mendapat kesempatan berbicara dan belajar di hadapan mereka. Sebuah tahapan pendidikan anak menuju usia baligh yang sangat labil, godaan dan tantangannya harus dipahami anak mauapun orang tua. Lingkungan sekolah yang baik belumlah cukup untuk menjamin pertumbuhan mental dan akhlak anak. Orang tua punya peranan penting di rumah. Menjaga apa yang mereka makan, yang mereka lihat, dengar, dan mereka bicara. Dengan teknologi yang makin canggih memang makin mudah untuk mengakses informasi dan ilmu, tapi juga sekaligus mempermudah juga akses tayangan yang merusak. Game online yang melalaikan waktu dan pornografi adalah ancaman serius yang harus diwaspadai.
Orangtua dituntut untuk bijak menfasilitasi gadget anak. Sebaliknya komunikasi yang intens dan efektif mesti terus dibangun. Usia menjelang baligh, proses 'tawanan' kedisiplinan harus selesai. Karena saat tahapan ini tidak berhasil, maka sulit diharapkan orangtua berhasil mendidik anak di tahapan berikutnya.
Semoga Allah SWT meringankan langkah kaki kita mendidik anak-anak kita menjadi anak solih-solihah. Mempersiapkan mereka untuk memimpin negeri ini agar menjadi Indonesia yang Baldatun Thoyibatun Warobbun Ghofur
Read More

Selasa, 26 Juli 2016

Belajar Mendengar

Seorang ibu bertanya kepada anaknya yang berusia 5 tahun, “Kalau mama dan kamu sedang pergi bermain bersama, lalu kita kehausan tapi tidak ada air, dan kebetulan di dalam tas kecil kamu ada 2 buah apel, apa yang kamu akan lakukan?”
Si anak berpikir sejenak, lalu menjawab mantap, “Saya akan menggigit kedua apel tersebut.”
Mendengar jawaban si anak, ibunya pun kecewa. Awalnya ia berpikir untuk segera mengajarkan anaknya mengenai apa yang seharusnya dilakukan, namun sang ibu terdiam dan mencoba bersabar.
Kemudian sang ibu berkata lembut sambil membelai sayang kepala anaknya, “Bisakah kamu beritahu mama alasan, kenapa kamu melakukan itu?”
Si anak pun menjawab dengan lugu, sambil matanya berbinar cerah. “Karena…. karena saya mau memberikan apel yang lebih manis kepada mama.”:)
Begitu mendengarnya, hati sang ibu pun tersentuh. Tanpa terasa, air mata haru pun jatuh membasahi pipinya.
Terkadang, dalam keluarga dekat/harmonis pun, bisa muncul kesalahpahaman. Untuk itu, yang kita perlukan adalah kesabaran dan kemauan untuk mendengar secara tuntas penjelasan dari orang-orang yang kita kasihi.

copied from: https://iphincow.com/2016/06/03/belajar-mendengar/ 
Read More

Senin, 06 Juni 2016

Plan Your Work, Work Your Plan

Read More

Rabu, 01 April 2015

Cara Promosi Kreatif ala SMAN 1 Suruh

Trustcojateng.org | Profesional Inhouse and Outdoor Training  | 024-7591 7578 - Pagi ini (01/04/2015) SMAN 1 Suruh, Kab. Semarang menyelangarakan  Try Out UN SMP/MTS se-Kec. Suruh. Try Out dimulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Tak kurang dari 200 siswa dari berbagai SLTP tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka sangat bersemangat, karena selain ingin menguji kemampuannya menghadapi UN, panitia juga menyediakan hadiah bagi para peraih nilai tertinggi.

Yang menarik bukan hanya Try Outnya saja. Setelah istirahat sejenak selesai mengerjakan Try Out, mereka mendapat motivasi Mindset Juara UN 2015 yang diisi oleh Suratman AlFarisy dari TRUSTCO. Dalam training ini, Suratman menegaskan bahwa belajar itu memang susah dan bikin pusing, tapi ga mau belajar akan lebih susah lagi di kemudian hari. Deritanya lebih panjang dari sekarang. Training yang dibawakan dengan interaktif dan humoris ini membuat peserta betah dan merasa fresh. Di akhir sesi para peserta berkomitmen untuk lebih serius berjuang mendapatkan kelulusan terbaik di UN 2015 ini. Dan mereka sekarang merasa lebih siap dan optimis menghadapinya.

Kegiatan kreatif ini sebenarnya sudah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya, namun mengundang motivator dalam rangkain Try Out ini baru dilakukan tahun ini. Dari pihak SMAN 1 Suruh menyatakan, mereka ingin memberikan pencerahan pada siswa SLTP di sekitarnya agar memiliki motivasi yang lebih tinggi dalam meraih jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu juga mereka bisa memberi infromasi yang lebih detil tentang pembelajaran di SMAN 1 Suruh. Promosi kreatif dan mendidik. 





Read More

Selasa, 03 Maret 2015

Meski lumpuh...jawara jualan ONLINE

Trustco Jateng - Lembaga Training Jawa Tengah Telp. (024) 91-5010-77 / HP. 085640-750440 Solikin / HP. 085640-398242 Suratman 
Bisnis online telah marak di seluruh dunia. Banyak kesuksesan yang telah dituai melalui bisnis online. Kesempatan ini tentunya terbuka bagi seluruh kalangan, bahkan bagi penderita disabilitas sekalipun.

Seorang gadis bernama Guo Xiangge yang tinggal di Yuncheng, Shanxi, Tiongkok, telah menderita kelumpuhan otak sejak lahir. Kelumpuhan tersebut membuatnya tidak sanggup menggerakkan semua organ gerak seperti tangan dan kaki.

Karena kelumpuhannya itu juga, Guo tidak pernah berbicara dan menyebabkan ia tidak dapat menikmati kehidupan bersekolah seperti teman-teman seusianya. Namun, teman-temannya membantunya dengan mengajarkannya cara membaca pelafalan huruf mandarin (pinyin). Setelah belajar dan berjuang sekian lama, Guo bisa mulai mandiri. Ia mahir menggunakan komputer yang dibawa oleh kakak laki-lakinya, dan ia pun sukses membuat bisnis penjualan apel secara online.

Guo menggunakan indera penciumannya sebagai pengganti alat gerak untuk mengetik pada touchpad, selama mengurus bisnisnya. Dengan begitu, ia bisa membantu keluarganya menjual apel hasil panen sendiri.

Guo bertugas mengurus pesanan dan distribusi melalui komputer, sedangkan anggota keluarga yang lain bertugas mengepak dan mengirimkan kepada pembeli. Pada Januari 2015, Guo berhasil menjual lebih dari 350 kg apel melalui bisnis online-nya.
by, andre wongso
Read More

Sabtu, 10 Januari 2015

Nilai Ujian Nasional bukan segala-galanya bagi kesuksesan masa depan

Training Mindset Juara UN 2015 SMPIT As Salaam Boarding School Pekalongan
Mendapatkan nilai terbaik pada Ujian Nasional (UN) 2015 bagi siswa bukanlah tujuan terpenting. Siswa yang mendapat nilai terbaik setelah menghadapi UN tidak dijamin otomatis sukses masa depannya. Berbagai pertanyaan pun bermunculan. "Lalu untuk apa pak, kita belajar keras siang malam menghadapi ujian?" tanya seorang peserta Training Mindset Juara UN 2015. "Berarti ga usah pusing-pusing dong mau  UN?" celoteh lainnya. Bahkan di beberapa status saya tentang motivasi UN mendapat respon 'negatif' dari beberapa pengunjung. Beberapa mengatakan UN tidak adil, bikin pusing, bikin cemas, dan lain sebagainya.

Sahabat Trustco yang penuh semangat, memang benar nilai UN yang merupakan representasi kecerdasan akademik hanya memegang pengaruh kecil bagi kesuksesan seseorang. Menurut
Dr. Daniel Goleman.Ph.D dalam bukunya, Emotional Intelligence (terjual 5 juta kopi dan di translate ke 40 bahasa), beliau mengatakan IQ hanya menyumbang 20% terhadap kesuksesan & 80% disumbangkan oleh kecerdasan lain, termasuk Kecerdasan Emosional (EQ. Survey National Association of Colleges and Employers  tahun 2002 di AS dengan subjek penelitian 457 pimpinan menyatakan bahwa Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) bukanlah hal yang dianggap penting di dunia kerja. Jauh lebih penting soft skill, yang antara lain berupa kemampuan komunikasi, kejujuran, kerja sama, motivasi, adaptasi, dan interpersonal lain dengan orientasi nilai yang menjunjung kinerja yang efektif.

Lalu apa peran Ujian Nasional bagi kesuksesan peserta didik? Inilah hal-hal penting yang harus ditanamkan kepada siswa dalam memandang UN dalam perjalanan akademiknya:
  1. Ujian Nasional adalah suatu kehormatan. Mengapa sebuah kehormatan? Kehormatan hanya diberikan kepada orang secara khusus. Demikian juga UN, mereka yang bisa mengikuti UN adalah mereka yang sudah menyelesaikan belajarnya di kelas-kelas sebelumnya. Mereka dianggap layak untuk  mendapat penilaian hasil kerja keras belajarnya selama ini. Banyak lho yang sedih ga bisa ikut ujian gara-gara hal-hal tertentu. So, bersyukurlah bisa ikut UN!
  2. Ujian Nasional adalah anugrah. Disebut anugrah karena dengan setelah ujian selesai akan penaikan level belajar. Ada peluasan wawasan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Secinta apapun siswa terhadap sekolahnya tidak akan mau untuk tinggal lebih lama setelah waktunya untuk lulus :)
  3. Ujian Nasional adalah tiket. Seperti kita mau naik pesawat atau nonton konser, nonton pertandingan sepak bola dan lainnya, tiket dibutuhkan untuk bisa masuk ke area penonton. Nilai UN adalah tiket untuk dapat memasuki di pendidikan berikutnya. Nilai yang baik akan mendapat pilihan 'kursi' yang lebih banyak di bangku sekolah berikutnya. Sebaliknya nilai yang sedikit akan mendapat pilihan yang sedikit untuk menentukan sekolah berikutnya.
  4. Ujian Nasional adalah training ketangguhan. Persiapan ujian 'memaksa' siswa untuk bekerja keras, dalam porsi tertentu ini sangat baik untuk melatih mental yang tangguh. Ujian hidup tidak berhenti pada ujian di sekolah. Setelah UN ada banyak ujian-ujian kehidupan yang harus mereka lewati dengan gagah berani. Jangan menghindari ujian, hadapilah dengan gentle. Mental Juara!
  5. Ujian Nasional adalah cara membahagiakan orang tua. Pernah kepikiran ga kenapa orangtua kita rela kerjakeras banting tulang untuk menghidupi dan menyekolahkan kita? Mereka ingin hidup kita lebih baik dari kehidupan mereka saat ini. Mereka ga bisa menjamin masa depan kamu, tapi mereka ingin membekali kita dengan ilmu yang dibutuhkan di masa depan. Lalu, apa balasan kita terhadap jasa mereka? Belum ada. Apa yang mereka inginkan dari kita? Usaha terbaik. Keseriusan belajar. Buatlah mereke tersenyum dan bahagia dengan kegigihan kita dalam belajar. Capek? Pusing? Asal tau saja mereka lebih capek dan lebih pusing dari yang kita alami. Percaya deh...
  6. UJian Nasional adalah bentuk syukur. Ini yang terpenting. Allah SWT menciptakan manusia dengan kelebihan berupa pikiran. Ini yang membedakan kita dengan makhluk lainnya. Dengan kekuatan pikiranlah manusia menciptkan kemajuan teknologi dan peradaban. Sebagai bentuk terima kasih kepada Allah SWT, gunakan otak dan pikiran kita untuk belajar untuk membuat lebih banyak manfaat bagi sesama dan lingkungan kita. 
Itulah beberapa persepsi yang membangun mindset positif, mindset juara, dalam menyongsong menghadapi Ujian Nasional. Berhenti mengeluh dan menyalahkan pihak lain, berfokuslah menjadi pribadi juara yang akan memberikan banyak manfaat bagi sesama.

 
Read More

Rabu, 07 Januari 2015

SMPIT As Salaam Pekalongan selenggarakan LDK untuk OSIS dan Pramuka

Hari Senin, 6 Januari 2015, adalah hari pertama masuk sekolah di semester genap tahun ajaran 2014-2015. Di SMPIT As Salam Boarding School Pekalongan suasana tampak lain pada hari itu. Tidak kurang 40 siswa yang tergabung dalam kepengurusan OSIS dan Pramuka duduk rapi di sebuah ruangan untuk mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Mereka adalah pengurus-pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan amanah organisasinya. 

LDK ini dilaksanakan bekerjasama dengan Lembaga Manajemen Terapan (LMT) TRUSTCO Jawa Tengah. Sebuah lembaga pelatihan yang menfokuskan diri di bidang pengembangan SDM. Pihak sekolah merasa perlu untuk menyelanggarakan LDK ini karena LDK ini merupakan bekal yang amat penting bagi para pengurus OSIS dan Pramuka yang baru. Mereka perlu mendapatkan pemahaman-pemahaman dasar tentang organisasi dan kepemimpinan sehingga kinerja mereka lebih terarah. Sebagai organisasi pembelajaran OSIS dan Pramuka memiliki peran untuk mendidik dan mempersiapkan generasi muda yang siap menjadi pemimpin-pemimpin negeri ini di masa depan.

Kegiatan ini diselenggarkan selama 2 hari, Senin-Selasa (6-7/1/2015) kemarin. Hari pertama mereka mendapat materi dasar-dasar kepemimpinan, komunikasi dan manajemen organisasi. Materi disampaikan dengan ceramah interaktif. Sesekali pemateri memutar video untuk memberikan ilustrasi materi yang lebih hidup. Tak hanya itu, berbagai permainan edukatif pun dimainkan dengan seru sehingga menambah semaraknya kegiatan tersebut. Para pemateri adalah trainer-trainer yang sudah banyak berpengalaman di berbagai organisasi baik sekolah, kampus, maupun profesional.

Hari kedua adalah puncak kegiatan. Mereka akan dilatih untuk mempraktikan langsung ilmu yang sudah didapatkan di hari sebelumnya dengan terjun langsung ke masyarakat. Mereka bertemu dengan berbagai macam orang. Berkomunikasi, menggali informasi, hingga menawarkan solusi atau jasa. Di akhir acara mereka menyampaikan pesan kesan mereka mengikuti kegiatan ini. Mereka tampak bersemangat dan sangat siap dengan sejuta gagasan menjalankan amanah kerja mereka di OSIS dan Pramuka. Semoga sekolah-sekolah yang lain mengikuti jejak mereka


















Read More