Tampilkan postingan dengan label Training pelajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Training pelajar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Agustus 2016

BACK TO SCHOOL SDIT IZZATUL ISLAM DIISI DENGAN INSPIRING PARENTING

Bukan cuma anak yang 'back to school', orangtua juga. Ini adalah pertemuan walimurid pertama setelah kenaikan kelas di Sdit Izzatul Islam Getasan, siswa dan orangtua kelas 6, membuat komitmen bersama sekolah untuk saling mendukung pendidikan anak mereka. Tidak kurang dari 150 siswa dan orangtua berjubel memenuhi ruang pertemuan yang terbatas ini.
Tim TRUSTCO berbahagia mendapat kesempatan berbicara dan belajar di hadapan mereka. Sebuah tahapan pendidikan anak menuju usia baligh yang sangat labil, godaan dan tantangannya harus dipahami anak mauapun orang tua. Lingkungan sekolah yang baik belumlah cukup untuk menjamin pertumbuhan mental dan akhlak anak. Orang tua punya peranan penting di rumah. Menjaga apa yang mereka makan, yang mereka lihat, dengar, dan mereka bicara. Dengan teknologi yang makin canggih memang makin mudah untuk mengakses informasi dan ilmu, tapi juga sekaligus mempermudah juga akses tayangan yang merusak. Game online yang melalaikan waktu dan pornografi adalah ancaman serius yang harus diwaspadai.
Orangtua dituntut untuk bijak menfasilitasi gadget anak. Sebaliknya komunikasi yang intens dan efektif mesti terus dibangun. Usia menjelang baligh, proses 'tawanan' kedisiplinan harus selesai. Karena saat tahapan ini tidak berhasil, maka sulit diharapkan orangtua berhasil mendidik anak di tahapan berikutnya.
Semoga Allah SWT meringankan langkah kaki kita mendidik anak-anak kita menjadi anak solih-solihah. Mempersiapkan mereka untuk memimpin negeri ini agar menjadi Indonesia yang Baldatun Thoyibatun Warobbun Ghofur
Read More

Selasa, 26 Juli 2016

Belajar Mendengar

Seorang ibu bertanya kepada anaknya yang berusia 5 tahun, “Kalau mama dan kamu sedang pergi bermain bersama, lalu kita kehausan tapi tidak ada air, dan kebetulan di dalam tas kecil kamu ada 2 buah apel, apa yang kamu akan lakukan?”
Si anak berpikir sejenak, lalu menjawab mantap, “Saya akan menggigit kedua apel tersebut.”
Mendengar jawaban si anak, ibunya pun kecewa. Awalnya ia berpikir untuk segera mengajarkan anaknya mengenai apa yang seharusnya dilakukan, namun sang ibu terdiam dan mencoba bersabar.
Kemudian sang ibu berkata lembut sambil membelai sayang kepala anaknya, “Bisakah kamu beritahu mama alasan, kenapa kamu melakukan itu?”
Si anak pun menjawab dengan lugu, sambil matanya berbinar cerah. “Karena…. karena saya mau memberikan apel yang lebih manis kepada mama.”:)
Begitu mendengarnya, hati sang ibu pun tersentuh. Tanpa terasa, air mata haru pun jatuh membasahi pipinya.
Terkadang, dalam keluarga dekat/harmonis pun, bisa muncul kesalahpahaman. Untuk itu, yang kita perlukan adalah kesabaran dan kemauan untuk mendengar secara tuntas penjelasan dari orang-orang yang kita kasihi.

copied from: https://iphincow.com/2016/06/03/belajar-mendengar/ 
Read More

Senin, 06 Juni 2016

Plan Your Work, Work Your Plan

Read More

Rabu, 01 April 2015

Cara Promosi Kreatif ala SMAN 1 Suruh

Trustcojateng.org | Profesional Inhouse and Outdoor Training  | 024-7591 7578 - Pagi ini (01/04/2015) SMAN 1 Suruh, Kab. Semarang menyelangarakan  Try Out UN SMP/MTS se-Kec. Suruh. Try Out dimulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Tak kurang dari 200 siswa dari berbagai SLTP tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka sangat bersemangat, karena selain ingin menguji kemampuannya menghadapi UN, panitia juga menyediakan hadiah bagi para peraih nilai tertinggi.

Yang menarik bukan hanya Try Outnya saja. Setelah istirahat sejenak selesai mengerjakan Try Out, mereka mendapat motivasi Mindset Juara UN 2015 yang diisi oleh Suratman AlFarisy dari TRUSTCO. Dalam training ini, Suratman menegaskan bahwa belajar itu memang susah dan bikin pusing, tapi ga mau belajar akan lebih susah lagi di kemudian hari. Deritanya lebih panjang dari sekarang. Training yang dibawakan dengan interaktif dan humoris ini membuat peserta betah dan merasa fresh. Di akhir sesi para peserta berkomitmen untuk lebih serius berjuang mendapatkan kelulusan terbaik di UN 2015 ini. Dan mereka sekarang merasa lebih siap dan optimis menghadapinya.

Kegiatan kreatif ini sebenarnya sudah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya, namun mengundang motivator dalam rangkain Try Out ini baru dilakukan tahun ini. Dari pihak SMAN 1 Suruh menyatakan, mereka ingin memberikan pencerahan pada siswa SLTP di sekitarnya agar memiliki motivasi yang lebih tinggi dalam meraih jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu juga mereka bisa memberi infromasi yang lebih detil tentang pembelajaran di SMAN 1 Suruh. Promosi kreatif dan mendidik. 





Read More

Selasa, 03 Maret 2015

Meski lumpuh...jawara jualan ONLINE

Trustco Jateng - Lembaga Training Jawa Tengah Telp. (024) 91-5010-77 / HP. 085640-750440 Solikin / HP. 085640-398242 Suratman 
Bisnis online telah marak di seluruh dunia. Banyak kesuksesan yang telah dituai melalui bisnis online. Kesempatan ini tentunya terbuka bagi seluruh kalangan, bahkan bagi penderita disabilitas sekalipun.

Seorang gadis bernama Guo Xiangge yang tinggal di Yuncheng, Shanxi, Tiongkok, telah menderita kelumpuhan otak sejak lahir. Kelumpuhan tersebut membuatnya tidak sanggup menggerakkan semua organ gerak seperti tangan dan kaki.

Karena kelumpuhannya itu juga, Guo tidak pernah berbicara dan menyebabkan ia tidak dapat menikmati kehidupan bersekolah seperti teman-teman seusianya. Namun, teman-temannya membantunya dengan mengajarkannya cara membaca pelafalan huruf mandarin (pinyin). Setelah belajar dan berjuang sekian lama, Guo bisa mulai mandiri. Ia mahir menggunakan komputer yang dibawa oleh kakak laki-lakinya, dan ia pun sukses membuat bisnis penjualan apel secara online.

Guo menggunakan indera penciumannya sebagai pengganti alat gerak untuk mengetik pada touchpad, selama mengurus bisnisnya. Dengan begitu, ia bisa membantu keluarganya menjual apel hasil panen sendiri.

Guo bertugas mengurus pesanan dan distribusi melalui komputer, sedangkan anggota keluarga yang lain bertugas mengepak dan mengirimkan kepada pembeli. Pada Januari 2015, Guo berhasil menjual lebih dari 350 kg apel melalui bisnis online-nya.
by, andre wongso
Read More

Sabtu, 10 Januari 2015

Nilai Ujian Nasional bukan segala-galanya bagi kesuksesan masa depan

Training Mindset Juara UN 2015 SMPIT As Salaam Boarding School Pekalongan
Mendapatkan nilai terbaik pada Ujian Nasional (UN) 2015 bagi siswa bukanlah tujuan terpenting. Siswa yang mendapat nilai terbaik setelah menghadapi UN tidak dijamin otomatis sukses masa depannya. Berbagai pertanyaan pun bermunculan. "Lalu untuk apa pak, kita belajar keras siang malam menghadapi ujian?" tanya seorang peserta Training Mindset Juara UN 2015. "Berarti ga usah pusing-pusing dong mau  UN?" celoteh lainnya. Bahkan di beberapa status saya tentang motivasi UN mendapat respon 'negatif' dari beberapa pengunjung. Beberapa mengatakan UN tidak adil, bikin pusing, bikin cemas, dan lain sebagainya.

Sahabat Trustco yang penuh semangat, memang benar nilai UN yang merupakan representasi kecerdasan akademik hanya memegang pengaruh kecil bagi kesuksesan seseorang. Menurut
Dr. Daniel Goleman.Ph.D dalam bukunya, Emotional Intelligence (terjual 5 juta kopi dan di translate ke 40 bahasa), beliau mengatakan IQ hanya menyumbang 20% terhadap kesuksesan & 80% disumbangkan oleh kecerdasan lain, termasuk Kecerdasan Emosional (EQ. Survey National Association of Colleges and Employers  tahun 2002 di AS dengan subjek penelitian 457 pimpinan menyatakan bahwa Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) bukanlah hal yang dianggap penting di dunia kerja. Jauh lebih penting soft skill, yang antara lain berupa kemampuan komunikasi, kejujuran, kerja sama, motivasi, adaptasi, dan interpersonal lain dengan orientasi nilai yang menjunjung kinerja yang efektif.

Lalu apa peran Ujian Nasional bagi kesuksesan peserta didik? Inilah hal-hal penting yang harus ditanamkan kepada siswa dalam memandang UN dalam perjalanan akademiknya:
  1. Ujian Nasional adalah suatu kehormatan. Mengapa sebuah kehormatan? Kehormatan hanya diberikan kepada orang secara khusus. Demikian juga UN, mereka yang bisa mengikuti UN adalah mereka yang sudah menyelesaikan belajarnya di kelas-kelas sebelumnya. Mereka dianggap layak untuk  mendapat penilaian hasil kerja keras belajarnya selama ini. Banyak lho yang sedih ga bisa ikut ujian gara-gara hal-hal tertentu. So, bersyukurlah bisa ikut UN!
  2. Ujian Nasional adalah anugrah. Disebut anugrah karena dengan setelah ujian selesai akan penaikan level belajar. Ada peluasan wawasan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Secinta apapun siswa terhadap sekolahnya tidak akan mau untuk tinggal lebih lama setelah waktunya untuk lulus :)
  3. Ujian Nasional adalah tiket. Seperti kita mau naik pesawat atau nonton konser, nonton pertandingan sepak bola dan lainnya, tiket dibutuhkan untuk bisa masuk ke area penonton. Nilai UN adalah tiket untuk dapat memasuki di pendidikan berikutnya. Nilai yang baik akan mendapat pilihan 'kursi' yang lebih banyak di bangku sekolah berikutnya. Sebaliknya nilai yang sedikit akan mendapat pilihan yang sedikit untuk menentukan sekolah berikutnya.
  4. Ujian Nasional adalah training ketangguhan. Persiapan ujian 'memaksa' siswa untuk bekerja keras, dalam porsi tertentu ini sangat baik untuk melatih mental yang tangguh. Ujian hidup tidak berhenti pada ujian di sekolah. Setelah UN ada banyak ujian-ujian kehidupan yang harus mereka lewati dengan gagah berani. Jangan menghindari ujian, hadapilah dengan gentle. Mental Juara!
  5. Ujian Nasional adalah cara membahagiakan orang tua. Pernah kepikiran ga kenapa orangtua kita rela kerjakeras banting tulang untuk menghidupi dan menyekolahkan kita? Mereka ingin hidup kita lebih baik dari kehidupan mereka saat ini. Mereka ga bisa menjamin masa depan kamu, tapi mereka ingin membekali kita dengan ilmu yang dibutuhkan di masa depan. Lalu, apa balasan kita terhadap jasa mereka? Belum ada. Apa yang mereka inginkan dari kita? Usaha terbaik. Keseriusan belajar. Buatlah mereke tersenyum dan bahagia dengan kegigihan kita dalam belajar. Capek? Pusing? Asal tau saja mereka lebih capek dan lebih pusing dari yang kita alami. Percaya deh...
  6. UJian Nasional adalah bentuk syukur. Ini yang terpenting. Allah SWT menciptakan manusia dengan kelebihan berupa pikiran. Ini yang membedakan kita dengan makhluk lainnya. Dengan kekuatan pikiranlah manusia menciptkan kemajuan teknologi dan peradaban. Sebagai bentuk terima kasih kepada Allah SWT, gunakan otak dan pikiran kita untuk belajar untuk membuat lebih banyak manfaat bagi sesama dan lingkungan kita. 
Itulah beberapa persepsi yang membangun mindset positif, mindset juara, dalam menyongsong menghadapi Ujian Nasional. Berhenti mengeluh dan menyalahkan pihak lain, berfokuslah menjadi pribadi juara yang akan memberikan banyak manfaat bagi sesama.

 
Read More

Rabu, 07 Januari 2015

SMPIT As Salaam Pekalongan selenggarakan LDK untuk OSIS dan Pramuka

Hari Senin, 6 Januari 2015, adalah hari pertama masuk sekolah di semester genap tahun ajaran 2014-2015. Di SMPIT As Salam Boarding School Pekalongan suasana tampak lain pada hari itu. Tidak kurang 40 siswa yang tergabung dalam kepengurusan OSIS dan Pramuka duduk rapi di sebuah ruangan untuk mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Mereka adalah pengurus-pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan amanah organisasinya. 

LDK ini dilaksanakan bekerjasama dengan Lembaga Manajemen Terapan (LMT) TRUSTCO Jawa Tengah. Sebuah lembaga pelatihan yang menfokuskan diri di bidang pengembangan SDM. Pihak sekolah merasa perlu untuk menyelanggarakan LDK ini karena LDK ini merupakan bekal yang amat penting bagi para pengurus OSIS dan Pramuka yang baru. Mereka perlu mendapatkan pemahaman-pemahaman dasar tentang organisasi dan kepemimpinan sehingga kinerja mereka lebih terarah. Sebagai organisasi pembelajaran OSIS dan Pramuka memiliki peran untuk mendidik dan mempersiapkan generasi muda yang siap menjadi pemimpin-pemimpin negeri ini di masa depan.

Kegiatan ini diselenggarkan selama 2 hari, Senin-Selasa (6-7/1/2015) kemarin. Hari pertama mereka mendapat materi dasar-dasar kepemimpinan, komunikasi dan manajemen organisasi. Materi disampaikan dengan ceramah interaktif. Sesekali pemateri memutar video untuk memberikan ilustrasi materi yang lebih hidup. Tak hanya itu, berbagai permainan edukatif pun dimainkan dengan seru sehingga menambah semaraknya kegiatan tersebut. Para pemateri adalah trainer-trainer yang sudah banyak berpengalaman di berbagai organisasi baik sekolah, kampus, maupun profesional.

Hari kedua adalah puncak kegiatan. Mereka akan dilatih untuk mempraktikan langsung ilmu yang sudah didapatkan di hari sebelumnya dengan terjun langsung ke masyarakat. Mereka bertemu dengan berbagai macam orang. Berkomunikasi, menggali informasi, hingga menawarkan solusi atau jasa. Di akhir acara mereka menyampaikan pesan kesan mereka mengikuti kegiatan ini. Mereka tampak bersemangat dan sangat siap dengan sejuta gagasan menjalankan amanah kerja mereka di OSIS dan Pramuka. Semoga sekolah-sekolah yang lain mengikuti jejak mereka


















Read More

Kamis, 04 Desember 2014

Begini suasana Training Mindset Juara UN 2015 di SMPN 2 CIlacap

"Saya berjanji akan bersungguh-sungguh, lebih serius menghadapi UN 2015,
Saya akan buktikan kepada orangtua saya, bahwa saya adalah anak terbaik yang pernah mereka besarkan... Saya akan buktikan kepada guru-guru saya bahwa saya adalah murid terbaik yang pernah mereka didik..."

Begitu suara keras bergemuruh peserta Training MIndset Juara UN 2015 yang diselenggarakan di SMPN 2 Cilacap. Sebelumnya training ini juga diselenggarakan di SDIT Harapan Bunda Semarang. Suara mereka terdengar menggetarkan hati, karena keluar dari kesadaran yang mendalam untuk menjadi yang terbaik di UN 2015 nanti. Sebagai bukti syukur kepada Allah SWT atas nikmat-nikmatNya, sebagai bakti kepada orangtua, guru, dan semua orang yang telah berjasa dalam hidup mereka.

Ujian Nasional (UN) memang sering dianggap "monster" bagi beberapa kalangan. Namun, yang terpenting dari semua itu adalah bagaimana menyikapinya. UN bisa menjadi anugerah bagi mereka yang memandang ini sebagai kehormatan. Ya, kehormatan. Mereka yang bisa mengikuti UN adalah siswa dg kategori tertentu, yaitu yang telah duduk di kelas 6 untuk SD, kelas 9 SMP, dan kelas 12. Kehormatan ini akan bertambah manakala berhasil mengerjakan UN dengan nilai terbaik. Akan tetapi UN bisa menjadi musibah jika tidak disiapkan sejak dini. Siswa tidak belajar sungguh-sungguh dan mengalir saja sejalan berjalannya waktu. Tiba saatnya UN dilaksanakan, baru terasa sakitnya:(

Training Mindset Juara UN 2015 adalah training yang didesain secara khusus untuk meledakkan semangat belajar siswa-siswa yang akan mengikuti US/UN 2015. Menurut penuturan beberapa guru yang kami temui, banyak siswa yang belum 'ngeh' dengan UN. Oleh karena itu perlu disadarkan dan disiapkan lebih dini. Dalam training Mindset Juara kami menekankan untuk menghadapi UN dengan kekuatan otak saja, tapi juga dengan kekuatan emosional dan spiritual. Energi emosional ini sangat kuat untuk berusaha lebih keras dan lebih keras lagi. Karena bagi Sang Juara, kerja keras tidaklah cukup. Para Juara bekerja lebih keras di atas rata-rata orang yang bekerja keras. Sementara energi spiritual membantu dan mendekatkan pertolongan Allah SWT. Doa yang diiringi komitmen yang kuat akan menjadi alasan bagi Allah untuk mewujudkannnya, atau Allah memiliki alasan lain yang lebih kuat untuk memberikan sesuatu yang lebih baik.
Semangatnya belum 100% tuh...
Kak Makhmud "cemunguuudd.."
Menangis hari ini lebih baik daripada menangis akhir UN

Minta maaf dan saling mendoakan


Read More

Senin, 10 November 2014

OUTBOUND BERSAMA ANAK-ANAK BINAAN IQRO SEMARANG



Dalam rangka menyambut hari Pahlawan Minggu, 9 November 2014, Trustco Jawa Tengah bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak di bidang pengembangan pemuda dan pelajar IQRO Club Semarang mengadakan Smart Outbond for Kids. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pelajar dan pemuda dari berbagai daerah di kota semarang. Dalam kegiatan ini peserta diberikan bekal bagaimana menjadi pribadi yang lebih baik melalui games-games menarik, asik dan syarat makna, peserta juga diberikan kesempatan untuk mengetes adrenalin melalui permainan Flying Fox yang menantang, selain itu pada sesi closing peserta diberikan sebuah motivasi pembakar semangat oleh tim dari Trustco agar menjadi pribadi yang lebih baik dan senantiasa berada dalam aktivitas-aktivitas yang positif.
Read More

Rabu, 20 Agustus 2014

Telah Dibuka Kelas Public Speaking TRUSTCO 2014



Lembaga Training Jawa Tengah | Trustco Jateng,training dan outbound. semarang, jawa tengah, 0248412467, 085640750440. - Ketrampilan Public Speaking adalah salah satu ketrampilan yang paling dibutuhkan di berbagai profesi, pelajar, mahasiswa, karyawan, guru, ustad, dosen, penceramah, tutor, dai, pengacara, politikus, trainer, hingga presenter dan lain sebagainya

Keunggulan kelas kami :

1.  Belajar dengan kelas kecil, maksimal 10 orang.
2.  Dibimbing Pelatih profesional, Certified Public Speaking
3.  bisa belajar dari nol, dibimbing dalam 10 pertemuan @120 menit
     30% teori, 70% praktek
4.  Alumni akan tergabung dalam TRUSTCOmmunity

AYO SEGERALAH BERGABUNG DENGAN KELAS KAMI!

Dalam 10x Pertemuan Anda akan belajar :

1.  Bagaimana Anda bisa tampil percaya diri berbicara di hadapan publik
2.  Bagaimana Anda bisa membangun kredibilitas dengan materi yang Anda bawakan
3.  Teknik mengatasi rasa takut dalam berbicara, gugup/ grogi, blank
4.  Menetapkan judul yang membuat peserta penasaran
5.  Berbagai teknik membuka dan menutup presentasi dengan mengesankan
6.  Teknik menyusun isi presentasi yang sistemastis dan mudah diingat
7.  Teknik menggunakan intonasi, games, ilustrasi untuk memperkuat pesan Anda
8.  Memanfaatkan 4 gaya pembelajar audien di dalam presentasi
9.  Teknik menggunakan Bahasa Tubuh (Body Language) yang menawan (eyes, hands, legs, basic position,    voice )
10 .Bagaimana memberikan ide dan gagasan menarik kepada pendengar hingga mereka sepakat

Kelas Baru

Kelas baru dimulai tanggal 3 September 2014:
Kelas Siang (jam 13.00 - 15.00); Kelas Sore (jam 15.30 - 17.30)
Tempat ruang training TRUSTCO, Jl. Dewi Sartika III/40 Semarang

Biaya pelatihan selama 10x Pertemuan : Rp. 500.000,-
Pendaftaran sebelum tgl 26 Agst ‘14 hanya Rp. 450.000,-
Call/SMS/WA. 085640-398242 Suratman
Pin BB: 7D5795D4
Read More

Kamis, 20 Maret 2014

Trik mengalahkan ketakutan dalam diri

Saat akan mengambil keputusan-keputusan besar, seringkali bayangan-bayangan ketakutan menghantui diri kita. Seakan-akan ada suara lain dalam diri kita yang begitu mengkhawatirkan kondisi kita jika mengambil keputusan tersebut. Selain berdoa memohon petunjuk pada Allah SWT tentunya, ada baiknya dialog ini kita simak dan hayati agar bisa menjawab keraguan-keraguan dalam melangkah. 


1. Saat penjajah muncul dalam pikiran “Apa mungkin, ya?”, pergilah ke cermin, tatap dia yang ada dicermin dengan tajam, katakan: “Gak ada, yang gak mungkin! Anything is POSSIBLE”
2. “Tapi, apa kamu bisa, gitu lho?” Jawablah “Bukan persoalan bisa atau tidak bisa, namun Mau atau Tidak Mau!”
3. “Aku kan sayang pada kamu…” Jawablah “Jika memang kau sayang padaku, berikan aku kesempatan untuk membuktikan siapa diriku ini
4. “Bagaimana kalau kamu dihina orang?” Jawablah “Hinaan aku perlukan sebagai sumber daya pengungkit agar aku terus bergerak maju”
5. “Bagaimana kalau kamu gagal?” Jawablah ”Gagal memang bisa muncul, hanya bila aku berhenti dan menyerah”
6. “Tapi ada waktunya kamu juga harus berhenti sejenak, bukan” Jawablah “Betul, boleh berhenti. Namun, untuk beristirahat agar mendapat tenaga baru. Bukan untuk berleha-leha atau menyerah”
7. “Ah, memang kamu keras kepala” Jawablah “Bukan soal keras kepala, manusia harus hidup dengan keras prinsip. Keras dalam tekad agar kepala tetap tegak sampai di akhir hayat”
8. “Kamu yakin bisa sukses?” Jawablah “Bukan soal sukses atau gagal, yang terpenting adalah menyelesaikan apa yang telah dimulai”
9. “Walau kadang berat?” Jawablah “Justru berat membuat kita kuat. Dengan semakin kuat, maka kitapun akan mampu mengangkat yang lebih berat”
10. “Ah, kamu sombong sekali” Jawablah “Sepertinya sombong, namun ini adalah tekadku dalam mengarungi kehidupan ini. Tekad menimbulkan semangat. Semangat bukanlah kesombongan. Semangat adalah energi dahsyat”
11. “Apa tujuan hidupmu, jika demikian” Jawablah “Paling tidak menjadi seseorang yang berarti dalam hidup ini, seseorang yang dapat memberi makna, berbagi hikmah, seseorang yang berguna untuk orang lain”
12. “Apakah cita-cita itu tidak ketinggian?” Jawablah “Mungkin tinggi, namun jika kita merangkak ke atas, raih demi raih, maka ketinggianpun dapat dicapai”
13. “Apakah perjalanan mencapai impian itu tidak berat?” Jawablah “Memang berat, namun mungkin untuk diwujudkan”
14. “Jadi kamu yakin 100%” Jawablah “Keyakinanlah yang membuat manusia bisa terbang tinggi, setinggi yang diinginkan, sejauh yang bisa dicapai”
15. “Jadi tekadmu sudah bulat” Jawablah “Tekadlah yang menjadi sumber tenaga dahsyat manusia untuk ke bulan”
16. “Kamu sudah siap mental ke depan?” Jawablah “Manusia diberi akal budi oleh Tuhan, apapun halangan di depan, selama kita percaya dan berserah pada Dia, maka pasti akan dibukakan jalan. Dimana ada kemauan, disitu pasti ada jalan. Jika belum ketemu jalan, maka buatlah jalan”
17. “Baiklah, aku mendukungmu” Jawablah “Dukungan memang diperlukan manusia untuk mempercepat dan memperkuat perjuangan dalam mengarungi samudra kehidupan ini. Samudera memang luas, namun pasti dan pasti ada pantai indah nun jauh disana. Pasti! Jika kita terus mengayuh, mengayuh dan mengayuh…”

Sumber: www.mindsetmotivator.com
Read More

Selasa, 21 Januari 2014

OUTBOUND MOTIVASI SMPIT ROBBANI KENDAL, SERU DAN BERMANFAAT

Pada tanggal 13 Januari 2014 berkunjung tiba disebuah daerah kabupaten Kendal yaitu tepat di TERTAKTUM-KENDAL. Disitulah rintik hujan mulai turun namun semua itu tak membuat kita turun semangat demi menggelorakan semangat siswa-siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP)-IT ROBBANI Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah, sekitar pukul 07.40 wib anak-anak tiba dilokasi dengan pakaian olahraga lengkap sekolah. Mereka berkumpul dahulu disebuah ruangan yang telah ditentukan oleh bapak/ibu guru mereka. 
Lalu, tepat pukul 08.00 WIB pasukan ceria yang berjumlah tak kurang dari 90 anak ini menuju kelapangan untuk mengikuti OUTBOUND bersama trainer TRUSTCO JATENG yaitu Kak Suratman.  Meskipun lapangan yang digunakan  sedikit becek di beberapa tempat karena diguyur hujan sebelumnya, namun justru hal itu menambah outbound semakin seru. 
Sesi pertama, yaitu Low Impact Game sangat antusias luar bias dan fun abiss karena tidak hanya saja murid-muridnya mengitu menjadi peserta akan tetapi juga guru-gurunya ikut terlibat dalam permainan. Pukul 10.00WIB peserta istirahat sebentar sambil menikmati minuman dan makanan ringan telah disediakan oleh panita sekolah.  Outbound dilanjutkan kembali, kali ini Middle Impact sekitar pukul 10:25 WIB sampai pukul 11.48 WIB. 
Usai makan siang dan  melaksanakan ibadah sholat, acara dilanjutkan dengan  Sesi Motivasi.  Kak Idhar tampil pertama mengajak peserta untuk melakukan senam otak. Selanjutnya Kak Suratman menyampaikan motivasi tentang pentingnya menetapkan target-target dalam belajar. Tak terasa waktu berlalu, materi yang dibawakan Kak Suratman sangat menarik. Humoris dan diselingi nonton video yang penuh inspirasi. 
Hingga akhirnya pukul 14.30 WIB kegiatan Outbound ini ditutup dengan pembagian hadiah classmeeting dan foto bersama. Ciyuss!!! Menyenangkan dan bermanfaat. Yang pengin mengadakan kegiatan serupa silakan kontak ke Kak Suratman via SMS/WA 085640-398242. Kita tunggu..

Melalui foto bersama para peserta dan ucapan terima kepada PAK ASEP SAIFUDDIN selaku Ketua panitia OUT BOUND SMP-IT ROBBANI.
















Read More

Jumat, 10 Januari 2014

Anak Usia 12 Tahun Beli 3 Mobil Ferrari Hasil Jual Aplikasi


PT TRUSTCO CIPTA MADANI JAWA TENGAH, Jl. Dewi Sartika III/40 Semarang, Kantor (024) 8412467, HP. 085640-750440 Solikin, HP. 085640-398242 Suratman,Email :trustco_jateng@yahoo.com Bocah Inggris yang baru berusia 12 tahun sudah mampu memboyong 3 Mobil Ferrari. Itu bukan diberi orangtuanya tapi murni berkat kerja kerasnya. Kok bisa?
Cerita itu berawal ketika Callum, bocah asal Inggris berhasil menciptakan sebuah aplikasi yang kemudian dijual kepada Google dengan harga USD 13 juta atau sekitar Rp 128 miliar. Sekarang dia menjadi salah satu orang kaya baru.
Dilansir GT Spirit, Jumat (28/6/2013) saat Callum berusia 9 tahun, dia sudah berhasil menciptakan aplikasi tersebut beruntung aplikasi tersebut dibeli oleh Google dengan harga tinggi.
Ketiga mobil super itu yakni Ferrari 458 Italia, 599 GTO dan 335 yang pernah bermain dalam salah satu film James Bond. Alasan Callum membeli Ferrari 335 karena keunikan mobil tersebut.
“Mobil yang pernah di film James Bond itu sangat unik, saya sangat suka mobil itu,” kata Callum.
Ketika mobil itu kini menjadi mainan baru Callum. Callum pun sangat mencintai ketiga mobil tersebut. Meski yang mengendarai tetap ayahnya
Read More

Kamis, 28 November 2013

Pelajaran ini lebih penting dari Matematika

Seorang guru di Australia pernah berkata:

“Kami tidak terlalu khawatir jika anak2 sekolah dasar kami tidak pandai Matematika. Kami jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai mengantri.”
Sewaktu ditanya mengapa dan kok bisa begitu? (Yang terjadi di negara kita justru sebaliknya.)

Inilah jawabannya:

Karena kita hanya perlu melatih anak selama 3 bulan saja secara intensif untuk bisa Matematika, sementara kita perlu melatih anak hingga 12 tahun atau lebih untuk bisa mengantri dan selalu ingat pelajaran berharga di balik proses mengantri.
Karena tidak semua anak kelak akan berprofesi menggunakan ilmu matematika kecuali TAMBAH, KALI, KURANG dan BAGI. Sebagian dari mereka menjadi penari, atlet olimpiade, penyanyi, musisi, pelukis dsb.

Karena biasanya hanya sebagian kecil saja dari murid-murid dalam satu kelas yang kelak akan memilih profesi di bidang yang berhubungan dengan Matematika. Sementara semua murid pasti akan membutuhkan etika moral dan pelajaran berharga dari mengantri di sepanjang hidup mereka kelak.

“Memang ada pelajaran berharga apa di balik MENGANTRI?”

Banyak sekali pelajaran berharganya:
  • Anak belajar manajemen waktu jika ingin mengantri paling depan datang lebih awal dan persiapan lebih awal.
  • Anak belajar bersabar menunggu gilirannya tiba terutama jika ia di antrian paling belakang.
  • Anak belajar menghormati hak orang lain, yang datang lebih awal dapat giliran lebih awal dan tidak saling serobot merasa diri penting.
  • Anak belajar berdisiplin dan tidak menyerobot hak orang lain.
  • Anak belajar kreatif untuk memikirkan kegiatan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebosanan saat mengantri (di Jepang biasanya orang akan membaca buku saat mengantri).
  • Anak bisa belajar bersosialisasi menyapa dan mengobrol dengan orang lain di antrian.
  • Anak belajar tabah dan sabar menjalani proses dalam mencapai tujuannya.
  • Anak belajar hukum sebab akibat, bahwa jika datang terlambat harus menerima konsekuensinya di antrian belakang.
  • Anak belajar disiplin, teratur dan kerapihan.
  • Anak belajar memiliki RASA MALU, jika ia menyerobot antrian dan hak orang lain.
  • Anak belajar bekerjasama dengan orang2 yang ada di dekatnya jika sementara mengantri ia harus keluar antrian sebentar untuk ke kamar kecil.
Anak belajar jujur pada diri sendiri dan pada orang lain.

Dan mungkin masih banyak lagi pelajaran berharga lainnya, silahkan anda temukan sendiri sisanya. 
TRUSTCO Jawa Tengah sebagai lembaga profesional di bidang pengembangan SDM siap melayani kebutuhan training karyawan dan pegawai di instansi Anda.

Read More

Kamis, 21 November 2013

Pidato kelulusan yang tak pernah kita harapkan

Saat pertama kali membuka FB pagi tadi, mataku tertuju pada sebuah tautan yang dikirim salah seorang teman.Dalam tautan tersebut diceritakan pidato Erica Goldson (siswi SMA) pada acara wisuda di Coxsackie-Athens High School, New York, tahun 2010. Dia  adalah wisudawan yang lulus dengan nilai terbaik pada tahun itu. Isi pidatonya sangat menarik dan menurut saya sangat memukau. Namun, setelah saya membacanya, ada rasa keprihatinan yang muncul.Cuplikan pidato ini dikutip dari tulisan di blog berikut: http://pohonbodhi.blogspot.com/2010/09/you-are-either-with-me-or-against-me.html

Saya lulus. Seharusnya saya menganggapnya sebagai sebuah pengalaman yang menyenangkan, terutama karena saya adalah lulusan terbaik di kelas saya. Namun, setelah direnungkan, saya tidak bisa mengatakan kalau saya memang lebih pintar dibandingkan dengan teman-teman saya. Yang bisa saya katakan adalah kalau saya memang adalah yang terbaik dalam melakukan apa yang diperintahkan kepada saya dan juga dalam hal mengikuti sistem yang ada.

Di sini saya berdiri, dan seharusnya bangga bahwa saya telah selesai mengikuti periode indoktrinasi ini. Saya akan pergi musim dingin ini dan menuju tahap berikut yang diharapkan kepada saya, setelah mendapatkan sebuah dokumen kertas yang mensertifikasikan bahwa saya telah sanggup bekerja.

Tetapi saya adalah seorang manusia, seorang pemikir, pencari pengalaman hidup – bukan pekerja. Pekerja adalah orang yang terjebak dalam pengulangan, seorang budak di dalam sistem yang mengurung dirinya. Sekarang, saya telah berhasil menunjukkan kalau saya adalah budak terpintar. Saya melakukan apa yang disuruh kepadaku secara ekstrim baik. Di saat orang lain duduk melamun di kelas dan kemudian menjadi seniman yang hebat, saya duduk di dalam kelas rajin membuat catatan dan menjadi pengikut ujian yang terhebat.

Saat anak-anak lain masuk ke kelas lupa mengerjakan PR mereka karena asyik membaca hobi-hobi mereka, saya sendiri tidak pernah lalai mengerjakan PR saya. Saat yang lain menciptakan musik dan lirik, saya justru mengambil ekstra SKS, walaupun saya tidak membutuhkan itu. Jadi, saya penasaran, apakah benar saya ingin menjadi lulusan terbaik? Tentu, saya pantas menerimanya, saya telah bekerja keras untuk mendapatkannya, tetapi apa yang akan saya terima nantinya? Saat saya meninggalkan institusi pendidikan, akankah saya menjadi sukses atau saya akan tersesat dalam kehidupan saya?

Saya tidak tahu apa yang saya inginkan dalam hidup ini. Saya tidak memiliki hobi, karena semua mata pelajaran hanyalah sebuah pekerjaan untuk belajar, dan saya lulus dengan nilai terbaik di setiap subjek hanya demi untuk lulus, bukan untuk belajar. Dan jujur saja, sekarang saya mulai ketakutan.......”

Berikut videonya di Youtube



Apa komentar Anda tentang pidato di atas? Bagi saya ini sangat miris. Kehidupan seorang pelajar yang terkungkung target nilai tertinggi tanpa dia bisa merasakan kebahagiaan dalam meraihnya. Kungkungan ini mungkin dibuat oleh lingkungan di sekitarnya. Keluarga, sekolah, ataupun yang lainnya. Kebahagiannya meraih nilai terbaik dalam kelulusan justru menjadi awal ketakutannya. 

Sahabat semua, kita khususnya saya tentu tidak ingin ini dialami oleh anak-anak muda pelajar kita. Mereka harus berprestasi tapi tak harus kehilangan kebahagiaan dan ksempatannya mengembangkan hobi yang dicintainya selama positif tentunya.


Read More

Kamis, 10 Oktober 2013

Ketekunan Adalah Kunci Kekuatan

"Untuk Anda yang sedang belajar dari kegagalan, yakinlah Anda tidak sedang gagal.
Untuk Anda yang sedang berjuang menggapai kesuksesan, yakinlah kesuksesan itu semakin dekat"

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa apa yang Anda lakukan sekarang adalah sebuah hasil dari sesuatu yang dilakukan berulang-ulang. Anda bisa berjalan karena dulu anda berlatih dengan keras bahkan sering jatuh tetapi dengan sebuah harapan agar bisa berjalan Anda bangun kembali. Begitulah jatuh bangun dan akhirnya sekarang berjalan bukan sebuah masalah lagi bagi keseharian Anda. Yang dulu di anggap sebagai sesuatu yang sangat sulit tetapi sekarang berubah menjadi sesuatu yang sangat mudah semudah membalikan telapak tangan. Kuncinya adalah ketekunan. Dengan kita tekun maka sesuatu yang sulit akan jadi mudah. Kata pepatah bilang bisa itu karena biasa.

Ketekunan biasanya berawal dari sesuatu yang disukai namun ada kalanya si penjagal mimpi datang menghampiri sehingga membuat kita enggan melakukannya lagi. Ketika kita menyukai sesuatu hal misal kita hobi menyanyi dan ingin menjadi penyanyi nomer 1 di Indonesia. Sudah barang tentu akan ada kerja keras yang dilakukan misal mengikuti kurus olah vokal, latihan yang ekstra, juga memperbanyak jam terbang manggung. Namun ada kalanya si penjagal mimpi datang untuk menghentikan mimpi-mimpi kita. Baik yang datang dari luar seperti seseorang yang menganggap anda kurang bagus sehingga kita terpengaruh atu pun dari dalam seperti ketidaksabaran kita meraih kesuksesan yang akhirnya membuat semangat berkurang. Hati-hatilah dengan hal yang satu ini, yaitu si penjagal mimpi. Ketika anda sedang gigih dalam usaha-usaha anda ada kalanya dia datang membisikan kita untuk berhenti berbuat sehingga mematahkan semangat kita untuk terus melangkah. Dia selalu datang dan pasti datang. Tugas kita adalah selalu optimis dengan tujuan kita dan nikmatilah proses.

’Sebuah langkah besar berawal dari langkah kecil’ begitulah pepatah bilang. Artinya sebesar apa pun langkah kita pasti terdiri dari langkah-langkah kecil. Mulai dari langkah kecil dan teruslah berusaha jangan pernah putus asa. Ingat sebenarnya sesuatu itu bisa menjadi kenyataan jika kita terus belajar dan berusaha, seperti balita yang belajar berjalan yang terus berusaha dengan resiko jatuh-bangun namun dia tetap gigih dan jikalah tiba saatnya pastilah apa yang di impikannya jadi kenyataan yaitu bisa berjalan bahkan berlari. Ini lah hukum alam yang berlaku, apabila kita berani menantang dan selalu berusaha pasti alam juga akan tunduk kepada kita.

Langkah kecil itu salah satunya adalah diri anda. Mulailah sesuatu itu dari diri anda terlebih dahulu. Biasakan melakukan sesuatu berasal dari hati. Ketika melakukan sesuatu pastikan selalu disertai dengan hati yang tulus. Karena ketekunan adalah bila apa yang anda lakukan itu berasal dari hati yang tulus. Jika demikian Insya Allah akan membuat anda tekun dan menuntun anda menuju puncak kesuksesan.

Semoga bermanfaat.
Dikutip dari buku : Percaya Cinta Percaya Keajaiban.
Read More